KEWAJIBAN MENCINTAI NABI MUHAMMAD SAW
Satu hal yang wajib tertanam kuat dalam hati kita masing-masing, yaitu tentang cinta kepada penutup para rasul. Rasul yang paling utama. Pemimpin umat manusia seluruhnya. Makhluk yang paling mulia, Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mencintai Sayyidina Muhammad hukumnya wajib atas setiap mukallaf (baligh dan berakal). Allah ta’ala berfirman dalam al Qur`an: قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (آل عمران: ٣١) Maknanya: “Katakanlah (wahai Muhammad), “Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Ali ‘Imran: 31). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ) Maknanya: “Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga ak...