CIRI CIRI DAN PAHALA SHOLAWAT



Ciri-ciri pengamal sholawat salah satunya tampak dari wajah mereka yang berseri-seri setiap kali bertemu orang lain. Sholawat menjadi sebab turunnya rahmat Allah dan mendatangkan keberkahan bagi para pengamalnya.


Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang paling dekat dengan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم adalah mereka yang paling banyak bersholawat. 


إِنَّ أَقْرَبَكُمْ يَوْمُ مَنْ أَكْثُرُكُمْ صَلَوةً عَلَيَّ


"Sesungguhnya kalian yang paling dekat kedudukannya denganku adalah orang yang paling banyak bershalawat padaku." (HR Al-Baihaqi)


Dalam riwayat lain dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Orang yang paling utama bersamaku pada Hari Kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku." (HR at-Turmudzi)


Hadis di atas menunjukkan salah satu keutamaan bersholawat atas Nabi. Sebenarnya masih banyak hadis lain yang menerangkan dahsyatnya fadhillah bersholawat.


Orang-orang yang suka bersholawat dapat dikenali melalui ciri-ciri berikut. Para ulama dan ahli makrifat menyebutkan setidaknya 10 ciri pengamal sholawat. 


Adapun ciri-ciri yang tampak pada pencinta dan pengamal sholawat kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم di antaranya:


1. Terpancar cahaya mahabbah kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم dari wajah mereka. Orang yang berakal dan berhati bening bisa melihat cahaya tersebut.

2. Selalu tersenyum dan wajahnya berseri-seri setiap kali bertemu orang lain.

3. Berbalas kasih kepada sesama dan selalu berharap kebaikan untuk ummat Islam.

4. Selalu menjaga kesucian diri baik dari zahir maupun batin.

5. Dicintai dan dikasihi orang-orang mukmin, dan hanya orang munafik yang membencinya.

6. Selalu sabar atas cacian dan hinaan orang lain.

7. Menjadikan sikap tawadhu sebagai mahkota yang selalu dikenakan di atas kepalanya.

8. Badannya senantiasa harum karena suka berharum-haruman, dan setelah matipun masih tetap harum karena berkah dari sholawat yang selalu dibacanya semasa hidup.

9. Berkepribadian lembut ceria dan penuh ketenangan.

10. Selalu bersikap khusyu' dan banyak menangis karena kecintaan dan kerinduan kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم.


Dinukil dari Kitab Al-Mustadrak Syeikh An-Nuri, diriwayatkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Di saat aku tiba di langit di malam Isra’ Miraj, aku melihat satu Malaikat memiliki 1000 tangan, di setiap tangan ada 1000 jari. Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu. Aku bertanya kepada Jibril, pendampingku, "Siapa gerangan Malaikat itu, dan apa tugasnya?" Jibril berkata: "Sesungguhnya dia adalah Malaikat yang diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi".


Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepada Malaikat tadi, "Apakah kamu tahu berapa bilangan tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak Adam diciptakan?"


Malaikat itu berkata, "Wahai Rasulullah, demi yang telah mengutusmu dengan hak (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi dari mulai diciptakannya Adam sampai sekarang ini. Begitu pula aku mengetahui jumlah tetesan yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung-gunung, ke lembah-lembah, ke sungai-sungai, ke sawah-sawah dan ke tempat yang tidak diketahui manusia."


Mendengar penjelasan Malaikat itu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم sangat takjub karena kemampuannya menghitung tetesan air hujan. Kemudian Malaikat itu berkata kepada beliau: "Wahai Rasulullah, walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian untuk menghitung tetesan air hujan yang yang turun dari langit ke bumi, aku memiliki kekurangan dan kelemahan."


Rasulullah pun bertanya: "Apa kekurangan dan kelemahanmu?"


Malaikat itu menjawab: "Kekurangan dan kelemahanku wahai Rasulullah, jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas sholawat yang mereka ucapkan atas dirimu."


Di dalam Kitab Mukasyafatul Qulub karya Imam Al-Ghozali disebutkan: 


جاء في الخبر عن النبي صلي الله عليه وسلم انه قال : ان الله تعالي خلق ملكا له جناح في المشرق وجناح في المغرب ورأسه تحت العرش ورجلاه تحت الارض السابعة وعليه بعدد خلق الله تعالي ريش , فاذا صلي رجل او امرأة من امتي علي , امره الله تعالي ان ينغمس في بحر من نور تحت العرش فيه , فينغمس فيه , ثم يخرج وينفض جناحه فيقطر من كل ريشة قطرة فيه , فيخلق الله تعالي من كل قطرة ملكا , يستغفر له الي يوم القيامة.


"Telah datang kabar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sesungguhnya Beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta’ala menciptakan Malaikat yang mempunyai satu sayap di timur dan satu sayap di barat, kepalanya di bawah 'Arsy, kedua kakinya berada di bawah bumi ke tujuh dan malaikat ini mempunyai bulu sebanyak hitungan makhluk-Nya Allah Ta’ala.


Ketika salah seorang dari umatku baik laki-laki maupun perempuan membaca shalawat kepadaku, maka Allah Ta’ala memerintahkan kepada Malaikat tersebut untuk menceburkan diri ke dalam lautan dari cahaya yang berada di bawah 'Arsy.


Lalu Malaikat menceburkan diri ke dalamnya kemudian keluar dan mengibas-ngibaskan sayapnya, maka meneteslah dari setiap bulu satu tetes. Kemudian Allah Ta’ala menciptakan dari setiap tetesnya satu Malaikat yang memintakan ampun untuk orang yang membaca shalawat tadi sampai hari Kiamat.


Demikian dahsyatnya keutamaan sholawat hingga Malaikat sendiri tak mampu menghitung pahalanya. Semoga Allah memberi taufik-Nya agar kita tergolong ahli sholawat.


ﺍَﻟﻠﻬُﻢ ﺻَﻞ ﻋَﻠﻰ ﺳَﻴﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤﺪٍ ﻭَ ﺍَﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠﻢْ


Wallahu A'lam



اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ۞

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KANDUNGAN SHOLAWAT FATIH

SANAD DAN IJAZAH

PESAN ABAH GURU SEKUMPUL UNTUK DIAKHIR ZAMAN